Oleh: Iwan | 1 September 2010

Kali ini ke Danau Toba


Inilah perjalanan ke Sumatra yang cukup membuat aku terheran-heran. Bagaimana tidak, ternyata atas usul seorang Bapak, kawan dalam perjalanan dan pekerjaan, maka terdamparlah aku di sebuah tempat penuh legenda, Danau Toba.

Danau Toba, tepatnya aku berkunjung ke Parapat (apakah artinya sama dengan bahasaku yaitu prapatan, kita coba cari tau nanti kalau nggak lupa), hanya sepenggalah dari Pematang Siantar. Melaju lurus ke arah barat laut, sekitar 45 menit sudah sampailah ke salah satu danau terbesar di dunia. Perjalanan yang kami lalui cukup nyaman, jalan berkelok kelok bagaikan ular yang panjang, mengingatkan aku akan jalan berkelok kelok dari Jombang menuju ke Malang lewat Payung. Ya, semacam itulah.. tapi ini di Sumatra coy, gak setiap hari bisa kesini..hehehe.

Berangkat dari Siantar jam 12.30 siang, kami berhenti di sebuah tempat di daerah bernama Dolok Panribuan, untuk sholat Dhuhur. Matahari tidak begitu terik, karena dalam perjalanan di ketinggian seperti ini, mendung sering tampak menaungi dan menggelayut seakan segera turun hujan. Kami berhenti di sebuah masjid yang di daerah ini merupakan bangunan minoritas. Karena wilayah ini merupakan wilayah dengan konsentrasi penduduk Nasrani (Kristen Protestan) yang mayoritas, sampai hampir 100%. Jangan heran, di sekitar jalanan menuju parapat dan termasuk dekat dengan masjid ini, banyak warung warung yang menjual B1 dan B2 (Biang dan Babi, biang itu berarti Asu…). Aku bertanya kepada kawan, apa sih Lomok Lomok itu? begitu yang aku baca di warung warung pinggir jalan itu, yang ternyata baru kutahu artinya makanan dari daging B2.. huahahaha. Babi oh Babi, ada ada saja…

Setelah selesai sholat, kami segera bergegas melanjutkan perjalanan menuju Parapat yang tinggal beberapa kilometer jaraknya. Beberapa kilometer yang aku tahu, kalau di pegunungan bisa berarti jauh sekaleeee… Tapi ini tidak, memang jaraknya hanya tinggal beberapa puluh kilometer (tetep aja jauh…!!). 15 menit dari Dolok Panribuan, kami segera melihat pemandangan luar biasa yang selama ini hanya aku saksikan dari TVRI… heheh, TVRI, ya, sebuah kolam raksasa dengan pulau besar dan bukit di tengahnya, itulah Danau Toba.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: